Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Wednesday, October 8, 2014

Ketika Hujan Itu


banyak kenangan yang tlah kita lalui
menapaki malam meniti sepi
ketika itu kau seakan mutiara 
hadir dalam setiap hariku, 
kemilau bak hujan yang terkena sinar mentari

hujan datang membaca cerita
merangkai seribu satu kisah antara kita
ketika itu, kita miliki hujan
melangkah bersama meski rintiknya merenda bak tirai mutiara
banyak sudah jalan yang kita tapaki
perlahan, arah pasti telah kita temukan
hujan tak membuat kita tersesat

hujan menyejukkan hati
membawa imaji ini terbang ke arah nyata
menciptakan cahaya indah yang kita sebut cinta 

Puisi Karya Siswa-Siswi 62

Pergi

Detik perlahan memakanku
Memakan sisa-sisa waktuku
Dapatkah tetap disini temaniku?
Habiskan detik  yang  dimiliki waktu?

Dekap erat kenangan kita
Tatap sisaku
Nikmati waktu kalian
Yang membuatku pergi darimu

Beriku bait-bait indahmu
Beriku senyum bahagiamu
Beriku waktu bersamamu
Sebelum diri ini pergi dan tak kembali

Jadi kan ku sebuah figura indah
Buatlah sisa waktu ini tetap bersama
Hilangkan jarak-jarak karna dia
Sebelumku pergi dan tak kembali 

Created by Digo


Pantaskah Aku?


Tuhan...
Termenung Aku membisu
Terlena Aku terbuai
Inikah neraka-Mu?
Terhanyut akan goda-Mu?
Tersihir akan makhluk-Mu?

Biar...
Biarkan aku bersimpuh
Biarkan aku terjatuh
Biarkan aku terpuruk
Pantas...
Diri ini pantas menerima
Diri ini pantas tersiksa
Bukan...
Bukan karena-Mu
Aku, karena aku


Tuhan
Pantaskah aku memohon?
Biarkan aku meminta maaf-Mu
Biarkan aku bersimpuh pada-Mu
Biarkan aku tenggelam akan kasih-Mu
Biarkan nafas ini terselip maaf
Biarkan nafas ini memuja pada-Mu
Biarkan nafas ini berhembus karena-Mu

Created by Anivy


5 Menit Ke Depan

Siapa yang mengharapkan perhatian?
Aku?
Yang benar saja

Wajah-wajah mengantuk
Obrolan-obrolan tak penting
Coret-coretan di kertas
Hanya pura-pura mendengarkan
Sibuk sendiri
Tidak peduli
Tidak menghargai

5 menit aku berdiri
5 menit paku ditusuk
Itukah yang mereka mau?
Dilihat tanpa melihat
Didengar tanpa mendengar
Dihargai tanpa menghargai?

Bagaimana mereka merasakan 5 menit itu?
Apakah sama seperti yang aku rasakan?
Dua pilihan:
Pura-pura didengarkan,
Atau tidak sama sekali.